Pasangan Tidak Subur

Apa sih yang dimaksud dengan pasangan tidak subur itu?

Nggak bisa dipungkiri bahwa dalam masyarakat kita, pasangan yang tidak mempunyai anak dianggap mandul atau AFERTIL. Tentunya sebutan ini sangatlah tidak mengenakkan. Mau membantah atau menyanggah pun, apa gunanya?

Nah, kemandulan pada pria terjadi karena ketidakmampuan testis memproduksi sel-sel spermatozoa, -karena adanya kerusakan atau gangguan pada testis-, sehingga tidak mungkin membuahi sel telur, dengan demikian pasangannya tidak bisa hamil.

Sedangkan pada wanita, kemandulan terjadi karena ketidakmampuan indung telur memproduksi sel-sel telur, -karena kelainan atau kerusakan indung telur-, sehingga dia tidak bisa hamil.

Sayangnya, kemandulan rupanya belum bisa diobati.

Siapa sih yang termasuk pasangan tidak subur itu?

Saya tidak akan membahas tentang prosentasenya ya..

Pasangan tidak subur atau INFERTIL adalah mereka yang melakukan hubungan suami istri secara teratur /rutin (2-3 kali seminggu) tanpa menggunakan alat KB/ kontrasepsi apapun, namun belum juga mengalami kehamilan dalam rentang waktu 1 tahun.

Berita bagusnya, pasangan dengan gangguan kesuburan masih berpeluang besar untuk bisa hamil dan melahirkan, dengan beberapa treatment dan pengobatan profesional dari dokter yang berkompeten dalam bidangnya.

Gangguan kesuburan atau infertilitas pada wanita meliputi:

  1. infeksi saluran telur (dalam beberapa kasus disebut hydrosalphing)
  2. gangguan/kelainan pada indung telur (polikistik)
  3. adanya kista/myom
  4. adanya polip di rahim
  5. riwayat haid tidak teratur
  6. gangguan hormon
  7. faktor psikis/stress berlebih

Sedangkan gangguan kesuburan pada pria meliputi:

  1. infeksi
  2. kerusakan testis
  3. pelebaran pembuluh darah balik di sekitar buah zakar (varikokel)
  4. kelainan hormon
  5. kencing manis (diabetes)
  6. gangguan psikis dan stress berlebih

Suami infertil masih bisa memproduksi sel-sel spermatozoa, hanya saja kuantitas dan kualitasnya di bawah standar normal untuk mampu membuahi sel telur.

Di lain pihak, istri infertil masih bisa memproduksi sel-sel telur, namun ukuran dan kualitasnya kurang/tidak memenuhi syarat standar normal untuk bisa dibuahi.

Jadi, jelas bisa dibedakan ya antara mandul (Afertil) dan infértil?

Afertil = a (tidak) + fértil (subur) diterjemahkan tidak bisa subur

Infértil= tidak subur, namun masih bisa diobati.

Sayangnya, istilah afertil dan infértil ini sering dikacaukan dalam penggunaannya oleh masyarakat kita.

Nah, rupanya pasangan yang mengalami gangguan kesuburan (infertil) lebih banyak jumlahnya daripada pasangan yang benar-benar mandul (afertil). Namun sayangnya, masyarakat terlanjur secara salah kaprah menyebut pasangan infértil dengan istilah mandul.

In short, pasangan infertil BELUM TENTU MANDUL…

Nah, semoga posting singkat ini bisa memberi penjelasan bedanya kedua istilah itu ya..

**hima**

 

Leave a comment

1 Comment

  1. endang

     /  April 12, 2015

    Hai mba hima ,,,,mau nanya kl endometriosis sama gak dg kista atau miom,,,soalnya msh bingung,,kmren didiagnosis tdp endo di rahim,,mks infonya

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: