Androlog dan Andrologi

 

Andrologi berasal dari bahasa Yunani, Aner yang berarti genitif, andros yang berarti pria dan logia yang berarti ilmu.

Jadi Andrologi berarti bidang ilmu dalam spesialisasi medis yang berhubungan dengan kesehatan pria, khususnya  masalah-masalah pada sistem reproduksi dan sistem urin, sistem hormonal (endokrin) dan kelainan genetik.

 

Andrologi merupakan kebalikan dari ginekologi yang mempelajari tentang sistem reproduksi perempuan.

 

Dokter Spesialis Andrologi, atau disebut Androlog,  ternyata tidak hanya melayani pasien dewasa saja yang berkaitan dengan reproduksi dan infertilitas, tetapi juga pasien anak-anak misalnya dengan kelainanan penis terlalu kecil (micropenis) akibat hipogonadisme  yaitu keadaan di mana terjadi penurunan kadar hormon laki-laki atau testosteron).

Dua Androlog yang kami datangi selalu menanyakan apakah suami pernah punya riwayat penyakit gondok (tyroid) di masa kecilnya, setelah melihat hasil pemeriksaan lab FSH dan testosteron yang sedikit di bawah normal. Ternyata, pembesaran tyroid di masa kecil mungkin saja berpengaruh pada keseimbangan hormon laki-laki ketika ia dewasa.

Remaja pria yang risau karena kekurangan hormon laki-laki (testosteron) sehingga tanda-tanda seksual sekundernya tidak berkembang -misalnya suara kecil, kumis tidak tumbuh, dan penis tidak berkembang juga ditangani oleh Androlog.

Pria senior yang mengalami penuaan dini, ternyata oh ternyata, juga bisa berkonsultasi dengan Androlog untk mendapatkan treatment anti aging process.

 =====

Nah, apakah kami berkonsultasi pada androlog? YA!

Setelah sekian lama saya yang menjadi perhatian khusus banyak dokter kandungan dan Konsultan Fertilitas, giliran suami saya yang harus dicek semua dari awal.

Dan ternyata, dari hasil beberapa kali pemeriksaan, sperma suami saya terus menerus turun dari segala segi: ya jumlahnya, ya gerakan spermanya, ya bentuknya. Lengkap sudah.

Suami saya didiagnosis oligozoospermia (2008), dilanjutkan dengan terapi pengobatan oleh dokter kandungan saya.

Pada pertengahan 2011, suami periksa lagi, dan hasilnya sungguh mengejutkan; suami saya menurun jauh kualitas reproduksinya menjadi Oligoasthenoteratozoospermia.

Jelaslah kami sedih, shock, bingung, resah…

Sejak akhir 2011, kami giat konsultasi dan berobat.

Saya menjalani semua dari awal. Pemeriksaan HSG dan operasi laparoskopi.

Suami juga dirujuk ke seorang Androlog dan mendapat pemeriksaan dan terapi secara mendalam.

Mulai dari rontgen testis, pemeriksaan fisik testis dan USG testis. Hasilnya, yah, cukup meresahkan. Suami saya terkena varikokel testis kiri grade 2-3, sementara kanan normal.

Di sini terjadi sedikit pertentangan. Androlog pertama (sempat) menyarankan operasi varikokel, sedangkan dokter konsultan fertilitas saya tidak menyarankannya, karena angka keberhasilan juga 50-50. Ada yang sembuh setelah operasi, ada pula yang justru menurun, ada pula yang flat, alias tidak terjadi perubahan yang signifikan.

Kembali kami tiba di jalan berliku.

Akhirnya suami saya dirujuk ke Androlog senior yang terkenal bertangan dingin di Jakarta, dan terapinya sedapat mungkin tak menggunakan teknik bedah invasif.

Beliau adalah  Androlog senior yang sekaligus Profesor dan Guru Besar Fakultas Kedokteran di universitas terkemuka di Jakarta.

Suami saya diminta check hormon darah (FSH, LH dan testosteron) dan analisa sperma. Sampel darah dan sperma harus diambil pagi hari di laboratorium beliau.

Hasilnya, hormon testosteron suami saya sedikit di bawah normal. Androlog kami meresepkan beberapa obat untuk satu bulan.

Konsultasi berikutnya, obat dilanjutkan dan ditambah terapi hormon testosteron berupa gel yang harus dioleskan pada kulit perut dan paha. Karena hormon ini cukup keras, setiap malam, tempat untuk mengoleskan gel ini harus berganti-ganti, untuk menghindari iritasi kulit.

Begini nih polanya:

1. perut kiri dalam (sebelah Pusar)

2. perut kanan dalam

3. perut kiri luar (mendekati pinggang)

4. perut kanan luar

5. paha kiri dalam

6. paha kiri luar

7. paha kiri depan

8. paha kiri belakang

9. paha kanan dalam

10. paha kanan luar

11. paha kanan depan

12. paha kanan belakang

 

Setiap malam harus berpindah tempat mengoleskannya. Jika sudah sampai ke nomor 12, kembali lagi ke nomor 1 dan seterusnya.

Seperti saya tulis tadi, gel hormon ini sangat keras, dan penggunaannya pun harus ekstra hati-hati. Gel ini harus dioleskan sendiri olah suami, tunggu mengering dalam keadaan terbuka, baru ditutup baju/celana, dan HARUS SEGERA mencuci tangan dengan sabun sampai bersih begitu usai mengoleskan gel.

Androlog kami mewanti-wanti jangan sekalipun istri terkena gel ini. *Ntar istri jadi macho dong kalau kena mah…😀

Berapa lama tuh?

Sepertinya tergantung kondisi setiap pasien ya. Kalau dalam kasus suami saya sih, treatment berlangsung selama 4 bulan. Setiap bulan, waktu obat habis harus datang dan kontrol lagi. Datang pagi untuk analisa sperma, kemudian sore datang lagi untuk konsultasi dengan hasil analisa sperma tadi pagi.

Jadi kami yang dari luar Jakarta harus menyediakan satu hari khusus untuk konsultasi ini.

Empat bulan? Yaahh… lama amat yaa…

Nah, begitu deh, sembari menunggu saya cooling down dari berbagai suntikan hormon pada rogram bayi tabung bulan Maret lalu, yah, kami harus sabar melewati semua proses ini.

Di sini memang pengertian dari kedua belah penting banget ya..

Setelah 4 bulan terapi, akhirnya Androlog kami menyatakan terapi selesai begitu obat terakhir habis, dan kami bisa segera mulai program bayi tabung lagi (sembari menghabiskan gel testosteronnya).

 

=====

Sebagai tambahan, bagi yang memerlukan informasi mengenai Androlog, saya merekomendasikan 3 Androlog (saja), dengan pertimbangan karena saya pernah konsultasi pada beliau bertiga, baik secara langsung maupun secara on line, dan saya puas pada kinerja beliau semua.

1. Dr. Herman Wibisono, Sp. And. – Praktek di Klinik Aster RS. Hasan Sadikin dan RS. Limijati Bandung Jawa Barat.

 

2. Prof. DR. dr. H. Nukman Moeloek, Sp.And

Praktek di Jalan Malabar 55 Guntur Jakarta Selatan. Telp. (021) 8292992 .

Catatan: sebaiknya telepon dulu karena pasien lumayan banyak.

3. dr. Dicky Moch Rizal, MKes, Sp.And – Praktek di Klinik Permata Hati RS. Dr. Sardjito dan RS Happy Land Yogyakarta.

 

Semoga beliau bertiga jika suatu saat kebetulan membaca posting ini, berkenan menambahkan dan mengkoreksi info yang saya tulis..

Terima kasih, karena Anda semua lah, saya dan suami kembali bersemangat!

Salam,

hima agnezita

Catatan: beberapa informasi saya sarikan dari Wikipedia.

Previous Post
Leave a comment

32 Comments

  1. dwi indah

     /  October 30, 2013

    slm knal,
    mau tnya…
    stlh terapi slsai knpa msh pkai alterntif bayi tabung??apakah ada hmbtan/mslh lain selain permslahan sperma yg dialami suami???
    trimksih ats jwbanya,

    Reply
  2. salam kenal, Mbak Dwi Indah..
    saya harus menjalani bayi tabung karena kedua tuba saya di-clip karena hydrosalphing..
    Terima kasih sudah berkunjung…

    salam
    hima

    Reply
  3. emi muslimah

     /  January 10, 2014

    salam, mbak hima ^_^ smoga now udah dpt bebi..

    bagaimana dg azoospermia (tdk terdapat spermatoza pd sperma), dapatkan di treatment y mbak? … sy sekarang sedang bingung dan resah yg amat sangat,, dimana sy bisa bertanya ttg masalah ini,
    karna sy belum kembali ke dok spog kami setelah hasil tes sperma suami sy diterima dan telah kami cari tahu arti nya lewat browsing,, dan dr situ suami sy jd pesimis, dan enggan kembali ke dok spog un langkah selanjutnya dalam progam hamil kami,,😥
    mbak tolong info situs dr dok2 tsb diatas,, agar sy dapat konsult via online sebelum sy k jakarta,,
    kami tinggal di lampung.

    Reply
    • Dear Mbak Emi…
      kami belum juga berhasil punya baby Mbak…
      sebelumnya, saya minya maaf karena lambat membalas komentar Mbak Emi..
      ya, saya bisa merasakan keresahan Mbak Emi, saya juga mengalami ketika suami saya down dengan kondisinya (oligoastenoteratozoospermia).
      untuk kasus azoospermia, sebaiknya konsultasi dulu pada androlog, Mbak.. banyak pilihan di RS dgn layanan fertilitas di Jakarta.. ini yg terkenal.

      1. Klinik Yasmin
      RS Cipto Mangunkusumo jl Diponegoro no 71 Jakarta Pusat
      021 3928567 / 021 3918301

      2. Klinik Melati
      RS Anak Dan Ibu Harapan Kita Jl Letnan Jendral S. Parman Kav 87
      021 5668284

      3. Klinik Morula
      RS Bunda Jl. Cik Di Tiro no 28 Jakarta
      021 31922005

      masih ada harapan kok Mbak.. sel sperma bisa diambil langsug dari testis dengan operasi kecil, utk selanjutnya proses bayi tabung..
      Semoga tetep smangat mendampingi suami biar nggak terlalu down dan kembali semangat ya Mbak Emi..

      salam,
      hima

      Reply
  4. esti

     /  February 24, 2014

    Dear Mba Hima,

    Mba kalo cek ke dokter androlog kira2 biayanya berapa ya mba?

    Thx,

    Reply
  5. Feny

     /  February 26, 2014

    Dear mba Hima,
    Boleh taukah nama gel progesterone yg dipakai oleh suami mba?
    Setelah 4bln pemakaian bagaimana hasil SA suami mba, apakah ada kemajuan pd motilitas, jumlah maupun morfologi spermanya?
    Kebetulan suami saya juga oligoasthenotheratozoospermia, kami juga sedang mempersiapkan untuk program BT tetapi masih terkendala oleh sperma suami yg bermasalah..

    Dokter Spog saya menyarankan jika ingin BT harus memiliki frozen sperma agar jika nanti dr saya sudah panen telur tidak terkendala lagi di masalah sperma mengingat suami oligoasthenoteratozoospermia..

    Reply
    • Feny

       /  February 26, 2014

      Maaf maksud saya gel untuk meningkatkan hormon testosteron🙂

      Reply
      • halo Mbak Feny,
        maaf banget, saya lupa nama persis gelnya.. ada kata “testo”-nya yang pasti.. dan jujur, saya baru tahu ada treatment seperti ini setelah mendapat resep tersebut dari androlog saya. Setahu saya hormon ini dipakai olahragawan untuk membantu membentuk otot yang lebih besar..😀

        Setelah treatment selama 4 bulan, memang ada peningkatan Mbak dari segi bentuk, jumlah, dan gerakan, yang kemudian dianggap memenuhi syarat untuk dibekukan.

        Semoga masalah Mbak Feny dan Suami segera teratasi ya.. semoga segera mendapatkan buah hati yang diharapkan..

        salam ,
        hima agnezita

    • Mbak Feny, saya baru lihat catatan.. nama gelnya Tostrex.. harus dengan resep dokter karena lumayan keras..

      Reply
  6. rima

     /  February 27, 2014

    mb.. maaf mau tanya..
    saya juga ada masalah. tapi beda dg mb. kami nikah 4 bulan. tapi, suami saya -maaf-impot#n-. kami ada di kota Yg ga ada sp andrologi. ada saran/pengalaman pernah dengar ga mb dg masalah Yg saya alami? trims berat

    Reply
    • Dear Mbak Rima…
      saya bersimpati atas yang Mbak Rima dan suami alami.. tetep sabar ya Mbak.. semoga segera mendapat jalan terbaik.

      Setahu saya, ada beberapa penyebab keadaan tersebut, Mbak…
      1. kecelakaan/jatuh di masa lalu yang menyebabkan luka/trauma di alat kelamin.
      2. kurangnya hormon testosteron
      3. kelelahan fisik
      4. masalah mental/psikologis

      Kalau saya boleh menyarankan, segera dicari alasan /penyebab utamanya, Mbak.. tentunya dengan bantuan profesional ahlinya. Hal semacam ini mungkin sangat sensitif bagi suami Mbak, jadi langkah dan pengobatan yang diambil juga harus dikomunikasikan dengan suami.

      Saya rasa dukungan positif Mbak Rima akan sangat membantu kesembuhan Suami..
      Untuk masalah ini memang harus bekonsultasi dengan Androlog, Mbak.. memang harus diperlukan ekstra usaha untuk mendatangi kota yang ada Androlognya..

      Semoga masalah Anda berdua segera teratasi yaaa..

      Reply
    • Amel

       /  April 11, 2014

      Mbak Rima … aku turt bersimpati dengan masalah mbak
      Tetap sabar & semangat ya mbak insyaallah pasti ada jalannya
      dan yang penting kita harus mendukung suami kita…
      maaf tapi mbak… aku ernah dengar dari dokterku dulu kalau pria yang mengidap diabetes mellitus & pria yg pernah gondongen/gondok terlebih setelah khitan mempunyai peluang untuk maaf impot#n
      Apakah suami mbak Rima pernah mengalami kedua hal itu?
      kalau boleh tau Mbak Rima alamatnya dimana? kalau masih di Jawa banyak kok mbak
      Rumah saya Ngawi,, jaraknya dengan Yogyakarta juga lumayan… masih 5-6 jam an…
      tpi kami semangat konsul ke Dr. Dicky…..

      Semoga masalahnya cepat teratasi yaaa…. tetap SEMANGAT!!

      Reply
  7. Amel

     /  April 11, 2014

    Dear mbak hima,,,
    Saya bersyukur buanget menemukan blog ini yang sangat2 memberi kami semangat untuk kami yang sudah 6th berjuang mendapatkan momongan😀

    Masalah yang kita hadapi hampir sama mbak..
    Saya akhirnya ,, memberanikan diri untuk Laparoscopy 19-3-2014 jg karena membaca blog mbak hima di Laparoscopy😀
    Saya LO di klinik Permata Hati RSUP. dr.Sardjito Yogyakarta dng dr. Widad
    Alhamdulillah ternyata LO ini benar2 a little cup of happiness ….😀
    karena endometriosis & kista yg selama ini mengganggu berhasil dimusnahkan sehingga kondisi kedua tuba saya menjadi patent … sekarang masih menjalani teraphy tapros mbak.

    Kalau suami saya,, pasien dr.Dicky Moh Rizal
    Kami banyak browsing tentang beliau jadi kami mantaaaap menjadi pasien beliau
    Sebelum ke Dr. Dicky kami suami jg sdh diteraphy tp sama Sp.OG saja
    karena analisis pertama waktu itu suami OLIGOASTHENOZOOSPERMAE dengan jumlah & gerak yang sangat kurang sekali😦
    Dan analisis th 2013 kemarin alhamdulillah suami ada peningkatan lumayan karena ASTHENO nya hilang tinggal OLIGOZOOSPERMAE saja
    Dan ternyata begitu kemarin pertama kali diperiksa Dr.Dicky suami dinyatakan +varikokel grade 3 … kelihatan jelasss banget deh😥
    Dr. Dicky mengatakan “Sebenarnya operasi varikokel itu hasilnya jauh lebih bagus dibandingkan BT apalagi Insem nggak ada apa2 nya”
    Tapi karena waktu itu kami sudah mantaap bgt selesai say tapros kmi mau lgsung BT Dr. Dicky cm bilang “Ok,, gpp saya bantu saja dengn perbaikan hormon,, semoga bisa lebih baik” …( catatan : hormon suami sangat kurang)
    Ya sudah suami direspkan & meminum teratur 2 X sehari

    Dan tiba2 minggu ini ,, kebetulan suami ada tugas di luarjawa… bilang kalu perutnya bawah sakiit sekali sampai tembus pinggang
    Dari situlah aku browsing buanyak tentang varikokel termasuk konsul dng Dr. Dicky via On-Line
    Dari situ,, akhirnya kami sudah mantaap operasi varikokel saja,, karena insyaallah efeknya lebih alami dan insyaallah juga bermanfaat untuk kesehatan suami
    karena kalaupun nantinya takdir illahi mengharuskan kita untuk BT ,, minimal suami kondisinya sudah lebih baik dan hormonnya juga sdh oke… Aamiin
    Senin nanti kami mau konsul ke beliau… beliau itu orangnya Friendly buangeeet,,, ruamahhh polll…. jadi betah kalau konsul… ngerasa kayak ikut kuliah lagi … hihihi:D

    Begitulah kiranya mbak hima … pengalaman kami
    Saling mendoakan ya… semoga apa yang diusahakan mbak hima dan suami juga berhasil🙂

    Reply
    • Mbak Amel… terima kasih udah berkenan membaca blog ini ya… senangnya bisa berbagi.. salut dengan perjuangan Mbak Amel dan suami yang jauh-jauh datang ke Jogja demi pengobatan dan treatment terbaik…
      Semoga hasilnya bagus seperti yang diharapkan yaa…

      Reply
      • Amel

         /  May 24, 2014

        Mbak hima.. aku baru kasih kabar
        kemarin suami nggak jadi oprasi varikokel mbak..
        padahal sudah konsultasi sama urolog nya segala
        karena dengan pertimbangan endometriosis ku kemarin grade 4 mbak

        kasian aku kata dr.dicky kalau nunggu optimalisasi hasil oprasi suami
        takutnya endo ku kambuh lagi😥 padahal efek positif oprasinya kan minim 6 -12 bulan
        akhirnya ya sama dr.dicky dimarathon untuk meningkatkan hormonnya

        o yaa.. sakit pinggang suami kemarin setelah diperiksa sama dr.dicky secara intensif
        ternyata karena prostatitis..😥 …. ya sudah komplit mbak
        kemarin akhirnya obate ditambahi.. buat ngilangi prostatitisnya
        tapi alhamdulillah sekarang nyerinya udah hilang tinggal meningkatkan hormonnya itu
        jadi ya mesti bersuaabbbaaar

        kalau mbak hima bagaimana? sudah berhasil kah mbak BT nya
        semoga Tuhan YME memudahkan jalan perjuangan kita mendapatkan buah hati ya mbak …
        Aamiin

  8. Rima

     /  June 4, 2014

    Sebulan yl kami periksa di jakarta, di dokter indra di rs sayyidah.. Alhamdulillah sudah dketahui penyebabnya krn hormon prolaktin suami agak tinggi di atas normal sedikit. Kami di luar jawa bun. Tadinya mau ke dr dicky, tp pertimbangan biaya dan waktu akhirnya kami pilih di jakarta. Doakan kami ya bun. Makasih atas simpayinya, insya Allah sabar setia buat suami🙂

    Reply
    • Tetep semangat ya mbak rima…😀 SEMANGATTT !!!!
      Alhamdulilah ya mbak kalau sudah diketahui sumber masalahnya semoga segera teratasi…
      Suamiku juga masih dimarathon mbak ini sama dr.Dicky.. habis lebaran optimalisasi hormon buat persiapan bayi tabung kami

      Reply
  9. Razor

     /  September 23, 2014

    Terimakasih banyak atas informasinya mbak.

    Reply
  10. maaf ikut nimbrung.aku sangat senang ada tulisan ini.bisa saling share.suamiku juga varikokel grade2 .mohon info temen2 androlog jakarta yang pernah cocok sama dia.dan rs mana.saya sangat bingung langkah apa yang mesti aku jalani..

    Reply
    • Dear Mbak Dewi,
      saya ngerti banget apa yang Mbak Dewi rasakan.. untuk di Jakarta saya rasa banyak deh androlog yang bagus. Biasanya androlog bisa dijumpai di RS khusus fertilitas. saran saya sih googling aja Mbak… Sayang beribu sayang, androlog yang kami datangi dulu sudah almarhum..😦

      salam,
      hima agnezita

      Reply
  11. riz

     /  January 8, 2015

    Dear mbak hima,
    Seneng bgt nemu tulisan ini ternyata g sendirian ngalamin hal kayak gini.. kmrn kami sdh konsul di dr. Dicky.. setelah tes hormon hasil hormon totesteron suami sangat kurang hiks.. setelah itu di cek fisik ternyata verikokel grade 3 sedih bgt.. mbak hima, apa setelah pake gel tsb hormon totesteron suami mbak bisa naik, kemudian gmn dg veeikokel nya? Mbak adakah rekomendasi dokter yg pengobatannya jg tanpa operasi atau bedah.. karena kmrn dr. Dicky menyarankan untuk operasi.. hmmm ngedengernya aj udh sedih mbak.. apa lagi ngeliat suami mst g tega kl hrs operasi…

    Reply
    • Dear Mbak Riz,
      salam kenal yaa… saya tahu persis apa yang Mbak Riz rasakan.. semoga kalian berdua tetep semangat ya Mbak..

      Hormon testosteron suami saya bisa naik sih mbak setelah memakai gel tsb.. kebetulan okter saya tidk menyarankan bedah invasif karena prosentase keberhasilan operasi varikokel juga 50-50.. masa penyembuhan relatif lama pula.
      Aduh, maaf sekali saya nggak punya rekomendasi dokter lain selain dokter saya dahulu (yang sayangnya sudah almarhum pula.. hiks.. )

      salam hangat,
      hima agnezita

      Reply
    • Amel

       /  January 27, 2015

      Dear mbak Riz,
      salam kenal..
      pasien dr.Dicky juga yaa
      saya juga mbak
      setahun kemarin kami masuk bengkel nya pak dicky judulnya
      alhamdulillah setelh direpair pak dicky tanpa oprasi hanya minum obat aja kok …bisa membaik spermanya.. alhamdulillah
      tetep semangat ya mbak
      kl hormonnya suami gmn mbak..kl nggak oprasi kan bisa injeksi optimalisasi hormon mbak di pak dicky
      tgl 23 januari kemarin saya OPU mbak.. alhamdulillah dpt 12 telur jadi 10 embrio.. tp langsung freezing karena uterus saya blm siap.. FET nnti maret

      Reply
  12. lala

     /  January 21, 2015

    mb, maaf mau tanya.. kalau pertama kali periksa ke androlog. apakah langsung disuruh tes darah utk mengukur testosteron dan progesteron?

    Reply
    • Dear Mbak Lala,
      Androlog akan mengadakan pemeriksaan fisik terhadap kondisi buah zak*r, apakah turun pada posis normal atau tidak, ada benjolan otot /varises atau tidak. Dilanjutkan dengan stetostop Doppler, untuk mendengarkan bunyi “gemuruh” yang wajar atau tidaknya. (mungkin gemuruh aliran darah ya.. ).
      Lalu bila diperlukan dilanjutkan dengan USG buah zak*r untuk menentukan diagnosa apakah varikokel yang ada masuk grade 1, 2 atau 3.
      biasanya memang disuruh untuk test darah guna mengukur hormon testosteron/ androgen.
      Pria tidak punya hormon progesteron, hormon ini hanya dimiliki wanita ya Mbak…

      salam,
      hima agnezita

      Reply
  13. riz

     /  January 27, 2015

    Dear mb hima, pasca periksa ke androlog bulan lalu suami sepertinya msh agak parno buat balik lagi ke androlog, sekedar berbagi cerita mbak, stlh kmrn periksa ke dokter suami memutuskan untuk mencari alternatif pengobatan, suami dipijat syaraf, kata bapak yg pijat ad syaraf yg mlintir2 di bagian punggung dan diatas kemaluan kami terapi smpe 3 kali datang, kemudian kemarin kita cek hormon totesteron lg ke lab dan alhamdulillah sdh naik dr awalnya 200 menjadi 430..

    Reply
    • Dear Mbak Riz,
      ya saya bisa maklum kalau suami Mbak merasa gamang untuk periksa balik ke androlog, karena yah, cukup nggak nyaman juga.. Sama seperti kita uga nggak nyaman juga kan diperiksa begitu..
      Semoga upayanya membuahkan hasil bagus ya Mbak…

      salam,
      hima agnezita

      Reply
    • Rika

       /  March 17, 2016

      Maaf nih mbak krn lg browsing ttg info androlog jdi dpt info dari blog ini. Klo boleh mbak riz bisa gak dishare pengobatan alternatif utk pijat syaraf itu dimana ya mbak? Makasih….

      Reply
  14. asree

     /  March 27, 2015

    Aslkm.
    Dear mba rima mba hima apa kabar nya skr? Sudah berhasilkah punya baby?

    Terutama untuk mba rima, masalah kita nampak sama, saya sdh 3 thn dan suami kondisi sama sprt mba rima, dulu kami sempat berobat k dokter andro dr. Herman, 2x datang cek darah ternyata hormon prolaktin suami aga tinggi, kemudian aliran darah k testis sprt nya kurang lancar, diberi obt sprti obt kuat gitu tapi tdk berhasil jg,..stlh itu diskontinyu hingga saat ini ya gitu2 saja..sedihhh tp setiap d ajak berobat lg, bilang nya ga usah di coba saja terus nanti bisa..

    Saya ingin tau klo mba rima gmn skr? Pengobatan apa yg diambil untuk suami? Dokter mana dan hasil nya seperti apa?

    Jujur saya bingung mesti mulai dr mana..ke dokter mana?

    Reply
  15. yoannita hapsak

     /  August 4, 2015

    assalamualaikum mba hima
    salam kenal. saya Yoan di Bandung, sangat bersyukur baca artikel ini< mudah2an mba hima cepat diberi momongan, dilancarkan segala ihtiarnya.
    saya dan suami baru dapet rujukan ke dr androlog, dr. adi santosa maliki di rs. hermina bdg, sy belum pergi krn mo bikin janji dulu. tapi sebelumnya sy browsing dulu dan ketemu deh artikel ini.
    saya tinggal di Bandung, boleh minta cp dr. Herman Wibisono nya ga mba?
    biayanya berapa ya mba waktu ke dr. Herman?

    makasih sebelumnya, mudah2an mba Hima dapet balasan beribu-ribu kebaikan.

    Reply
  16. rahma

     /  January 16, 2016

    boleh tau g mb besar biaya yg harus kita keluarkan untuk terapi ke spesailis andrologi berapa ?

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: